ARC Goes To Teluk Kiluan Lampung Selatan (2) Tamat

Kiluan20010

Senyum ARC di Teluk Kiluan Lampung Selatan...

Senyum ARC di Teluk Kiluan Lampung Selatan…

Selamat Pagiii…. Pagi pertama di Pantai Teluk Kiluan…. Jam 05:00 Pagi Tim Touring sudah terbangun dari tidur… Malam pertama lumayan ditemani Nyamuk-nyamuk hutan yang tak segan-segan menyuntik tubuh tim Touring ARC… Pagi itu sangat indah di tepi pantai, dengan deburan ombak yang lumayan deras dan angin sepoi-sepoi… Secangkir kopi pun jadi kawan Tim ARC pagi itu sambil menikmati keindahan alam pantai Teluk kiluan…

Didepan Cottage tempat Tim ARC Menginap...

Didepan Cottage tempat Tim ARC Menginap…

Kegiatan kami pagi itu bersantai di tepi pantai dan mengejar Lumba-lumba di Laut Lepas Samudra… Setelah Sarapan Mie Instant, Kopi dan Cemilan yang kami bawa… tim terbagi menjadi dua… Bro Iwan, Sist Resti dan Bro Trias mencoba keberuntungan untuk melihat atraksi Lumba-lumba di Laut Lepas, sedangkan Bro Dede, Sist Ria dan Big Bro Mike memilih Stay dan bermain di tepi pantai depan Cottage kami menginap…

Perahu Ketek Teluk Kiluan

Perahu Ketek Teluk Kiluan untuk mengejar Lumba-lumba

Dengan menggunakan perahu ketek, Bro Iwan, Sist Resti dan Bro Trias di Nahkodai Bang Acun perlahan-lahan menyusuri Teluk menuju ke laut lepas, selama 1 jam kurang lebih mengejar Lumba-lumba kami belum menemukan satu pun Lumba-lumba yang berenang dan bermain… Terus berlayar penuh dengan Harap-harap Cemas ditemani sesekali Gelombang besar membuat perahu terombang-ambing… diterpa angin laut dan panas matahari bikin mata Bro iwan dan bro Trias mengantuk… Namun asa Bang Acun masih terus tinggi dan meyakinkan kami bisa melihat Lumba-lumba berkumpul, berenang dan bermain….

di Perahu Ketek menuju tengah laut mengejar Lumba-lumba...

Bro Trias (Menkominfo ARC) dan Sist Resti (istri Presiden ARC) di Perahu Ketek menuju tengah laut mengejar Lumba-lumba…

di perahu ketek...

Bro Iwan (Presiden ARC) di perahu ketek…

Dalam pengejaran Lumba-lumba itu kami bertemu dengan seekor Penyu yang lumayan besar sedang berenang… Kami terus berlayar ke Laut Lepas, lumayan jauh dari tempat kami menginap, terasa terlalu jauh dan perahu tetangga yang berburu lumba-lumba juga tak terlihat, kami putar balik arah menuju ke perairan dekat gunung krakatau… setelah lumayan lama berlayar akhirnya kami bertemu dengan perahu tetangga yang sudah duluan mengejar Lumba-lumba dan akhirnya kami melihat juga Ribuan ekor Ikan Lumba-lumba berenang, meloncat dan bermain. Gemes rasanya pengen memegang Lumba-lumba itu… Lumayan cukup lama kami bermain bersama Lumba-lumba di Laut lepas itu…. mereka tak bisa diam di satu spot saja tapi berenang kesana kemari… Kami benar-benar di buat Takjub… cuma ada kata-kata… “Subhanallah, Walhamdulillah, Walaa ilaahaillallah, Wallahu Akbar” hanya itu yang bisa terucap dari Kami dari atas perahu ketek… Akhirnya terpuaskan niat kami tuk Melihat Lumba-lumba di laut lepas…

Pemandangan indah dari atas perahu ketek...

Pemandangan indah dari atas perahu ketek…

Antara Puas dan tidak Puas kami harus mengakhiri bermain dengan lumba-lumba menuju tempat kami menginap karena matahari sudah terasa diatas kepala, perkiraan sih udah jam 10.00 berangkat dari jam 07.15 (tetangga sebelah sih berangkat dari jam 6.00) heheehee… Di perjalanan kami menuju penginapan Bro Trias melihat bayangan seekor ikan besar di dalam laut, yang kami perkirakan itu adalah Ikan Paus yang besar bahkan cukup besar untuk membalikkan perahu ketek kami… beberapa kali kami melihat bayangan ikan besar tadi sampai akhirnya menghilang karena kami mendekati tepian karang-karang nan indah di ujung Teluk Kiluan **uuh serrreemm… tapi rasa takut itu hilang dan kalah oleh rasa Takjum akan keindahan karang-karang… Sambil menuju ke pantai Bang Acun beri bocoran ke Sist Resti bahwa tadi sebelum ketemu Lumba-lumba, Kami sempat dibawa muter-muter sampai ke tempat kawanan Hiu biasa berenang… wah Horrorr kalo dikasih tau pas ditengah laut tadi tuh… ckckckkk… Alhamdulillah Selamat…

Cumi Segar Teluk Kiluan...

Cumi Segar Teluk Kiluan…

Sampai tepi pantai dengan perasaan senang tiba-tiba perut terasa keroncongan, dan ternyata kawan-kawan yang stay di Penginapan pun merasakan hal yang sama yaitu “Lapar”, sarapan mie instant dan kopi ga nendang yaaa bradersist heheee… kami pun langsung bergegas meminta bang Acun untuk mengantarkan kami beli ikan segar di nelayan, kembali dengan menggunakan perahu ketek kami menyebrang membeli ikan segar… sayang musim sedang tidak bagus bagi nelayan, hasil tangkapan sedikit bradersist… sehingga di tempat penjualan ikan sepi dari ikan-ikan segar… beruntung masih ada ikan Tongkol, tenggiri dan kerapu segar yang tersedia. Kami membeli ikan tongkol yang dihargai Rp 22,000/kg dan Cumi-cumi  Rp. 30.000/kg serta seekor Kerapu besar seberat 4 kg seharga Rp 120.000… total belanja ikan kami menghabiskan uang Rp 227.500 sudah dapat banyak persediaan ikan sampai malam nanti… Luar biasa…

Kiluan20034

Chef Trias mengeluarkan Keahliannya mengolah Cumi Segar... hhmm Yummyy... Top Markotop deh tuh Cumi.... Thx Bro Trias

Chef Trias mengeluarkan Keahliannya mengolah Cumi Segar… hhmm Yummyy… Top Markotop deh tuh Cumi…. Thx Bro Trias

Kiluan20049

Bang Acun meniup perapian tuk goreng ikan tongkol segar...

Bang Acun meniup perapian tuk goreng ikan tongkol segar…

Kiluan20040

ikan tongkol goreng

ikan tongkol goreng

baby kerapu

baby kerapu

Kiluan20041Tak menyia-nyiakan waktu, Chef Trias mengeluarkan keahliannya memasak, Chef Trias mengolah cumi-cumi, sedangkan bang Acun dan bang Andi menyiapkan nasi putih, ikan tongkol panggang, tongkol goreng dan sambel asam khas teluk kiluan… tak beberapa lama semua masakan siap dan air panas juga siap… Tim Touring ARC pun menyantap makanan yang sudah tersedia dengan lahap dan nikmat… Cumi-cumi segar racikan Chef Trias benar-benar nikmat dan ikan tongkol panggangnya di tambah sambal asem nya maknyoossss… sangat nendang di perut…. Thanks to Chef Trias dan Bang Acun serta bang Andi…

Selesai makan siang, kami bermain kartu gaple yang sudah disiapkan… seru sangat seru.. sampai tawa lepas tak terelakkan… puas bermain kartu… kami mencari kesibukan lain… Kawan-kawan rupanya ingin Snorkling… tapi matahari siang itu sangat panas sekali, akhirnya iseng-iseng kami bermain Volli pantai…. awalnya tim bermain 2 vs 3 anggota… 2 (Bro iwan dan Dede) vs (Bro Trias, Sist Resti dan Ria) sedangkan Big Bro ngesyut kita lagi main… sampai akhirnya gatal juga rupanya tangan Big bro pengen ikutan main Volli yang memang seru, Funny dan keringetan deh… hehee… akhirnya tim imbang alias 3 vs 3 anggota (Bro Iwan, Dede dan Sist Ria) vs (Bro Trias, Big bro dan Sist Resti). awalnya permainan terasa alot namun penuh canda dan tawa akibat ulah masing2… Asli seru abiiss bradersist… semua senang, tertawa riang dan gembira….

bergembira bermain volly pantai

bergembira bermain volly pantai

Puas ber-Voli pantai, Sinar Matahari mulai melunak, kami bergegas menuju pantai mengambil baju pelampung masing-masing dan peralatan snorkling yang disediakan oleh Cottage Sebathin… Sayang dari sekian banyak peralatan Snorkling yang disediakan tak ada yang kami gunakan karena kurang baik… akhirnya kami pun berenang-renang agak ke tengah sambil sesekali melihat ke dalam laut yang masih dipenuhi karang-karang bagus serta ada ikan-ikan kecil yang bermain disana… sesekali ikan-ikan itu bermain ke sela-sela kaki tim… tak terasa sore mulai menggelayut, dan Matahari mulai tertutup oleh pulau disebrang tempat kami menginap…. Cukup lama kami bermain di laut sampai waktu Maghrib masuk… Kami pun mengakhirinya dan Tim bergegas untuk membersihkan diri alias Mandi…

Sekitar jam 18:00 api unggun sudah menyala, disitu nanti ikan Kerapu yang seberat 4 kg akan dibakar untuk menu makan malam Tim ARC… sambil menunggu masakan matang tim bercengkrama di dalam Cottage, namun sayang Nyamuk-nyamuk menyerang Tim membabi buta lebih Ganas dari malam pertama kemarin… sangat disayangkan Tim lupa membeli Lotion anti nyamuk dan obat bakar nyamuk… ditambah udara malam itu terasa panas banget bradersist… Akhirnya Sekitar jam 19:30 masakan sudah tersedia dan siap di santap…

Suasana pantai malam itu lebih ramai dibanding malam sebelumnya karena kami kedatangan tamu yang menginap di Cottage sebelah… Suasana malam sebelumnya yang sunyi berubah jadi hiruk pikuk penuh tawa dan canda dari Cottage Sebelah.. Namun sayang kawan nyamuk-nyamuknya sangat mengganggu… Tak lama menunggu ikan bakar kerapu raksasa pun sudah matang beserta lauk pauk lainnya yang siap di santap tim ARC… selain kerapu bakar ada juga Tongkol bakar, Cumi-cumi, Tongkol goreng, sambal asam, sambal kecap, dan sayur kacang panjang tentunya dengan nasi putih hangat… Tim ARC sangat lahap menyantap masakan yang disajikan Chef Trias, Bang Acun dan kawan2… Maknyoooss.. ikan segar itu masih terasa manis dan dagingnya sangat yummy… hhmm jadi laper nih bradersist…. heheee

Selesai santap malam tim ARC bersantai ria di luar Cottage sebentar, ada yang merokok, minum kopi, makan kacang sambil obrol2 santai pastinya… Tak terasa malam makin larut… Kami masuk ke Cottage bermaksud untuk memejamkan mata namun apalah daya malam itu sangat Panas dan serangan pasukan nyamuk hutan menganggu Tim ARC di atas kasur ditambah siang tadi Kami Lupa membeli Lotion anti nyamuk dan obat bakar anti nyamuk… Alhasil kita semua jadi bulan-2an si Nyamuk cs…. waktu terus berlalu dengan serangan nyamuk merajalela dan Hawa Panas yang benar-benar panas… jadi bertanya-tanya dalam benak bakal ada apa sih nih… kok ga kayak malem kemaren yang relatif lebih sejuk dan nyamuk tak merajalela…. Jawaban pun muncul sekitar jam 11an malem… Hujan turun dahsyat bersama badai angin dan Petir saut-2an… Benar-benar bikin kita takut tapi bikin kita tidur nyenyak karena Hawa berubah dingin dan nyamuk berhenti menyerang (kedinginan kali tuh nyamuk yaa jadi pake sayapnya buat selimutan… hihihihiii)…

Akhirnya pagi juga bradersist… Jam 5.30 pagi tim ARC sudah bangun semua dan bertanya-tanya ada apa semalem yaa..??? Alhamdulillah karena di Teluk jadi kami aman dari Ombak besar… Pantai depan Cottage pagi itu sangat bersih, kotoran hilang semua… kami hanya bermain ombak di tepian pantai sambil menikmati kopi di tangan…. sangat-sangat indah bradersist… Berhubung kami pagi itu harus berangkat tuk Pulang ke Jakarta, Kmai bergegas beres-beres barang dan packing baju basah yang dari kemaren di jemur bergantungan sekeliling Cottage… Selesai beres-beres, Tim ARC menuju dapur umum untuk memasak sarapan… Menu kami pagi itu Nasi goreng Cornet +Mie Instant… Chef Trias menjajal kompor alami yang menurut dia baru sekali itu memasak diatas tungku kayu bakar… Dibantu asisten2 cantik Tim ARC tentunya.. Sist Resti yang terlihat sudah terbiasa menggunakan Tungku kayu bakar mengatur perapian agar masakan masak dengan sempurna…

Sesekali Tim merasa pedih dimata karena asap dari hasil kayu bakar itu… sambil memasak, Big bro dan kawan2 lain bercengkrama dengan Kakak sang pemilik Cottage… beliau menuturkan… Teluk Kiluan mulai menggeliat sejak beberapa tahun lalu setelah ramai Bule-bule berkunjung kesana, namun sayang sangat disayangkan Jalan Propinsi (menurut sang ibu dan warga setempat termasuk bang Indra) yang menghubungkan Kompleks Marinir dengan Teluk Kiluan Jalannya Hancur Lebur, Turunan dan Tanjakan terjal yang luar biasa ekstrim seolah menutupi Keindahan wisata Teluk Kiluan… Padahal kalo pemda setempat mau memperbaiki akses jalan dan menata sedikit saja Teluk kiluan dijamin bakal ramai dikunjungi wisata yang haus Pantai perawan nan eksotis merangsang rasa ingin menyelaminya…

Tak terasa waktu terus berjalan, kami Sarapan pagi itu dan akhirnya tiba giliran Mandi… sambil menunggu antri Kami tidak sia-siakan untuk mengganti tidur semalam yang tidak nyenyak… Tim tidur sambil menunggu antrian Mandi (maklum kamar mandinya cuma 1 dan yang pake rata2 setengah jam keatas.. pada betah dikamar mandi hehehee)…

Setelah semua selesai mandi dan beres-beres… Sweeping Cottage dilakukan dan terasa tak ada yang tertinggal kami pun bergegas membayar semua ongkos atau biaya selama kami menginap.. Total biaya kami menginap disana yaitu Rp. 1.375.500,-(Rinciannya nanti diakhir artikel yaa…).. Kami pulang diantar menggunakan Perahu Ketek menuju ke Penitipan motor.. Tak ingin buang waktu lama-lama, kami langsung start pulang ke Jakarta, tak jauh dari tempat menitip motor, Tanjakan terjal langsung menghadang kami dan Alhamdulillah tanpa kendala apapun Tim ARC sudah tiba di sebuah Gapura pintu gerbang menuju ke Teluk Kiluan… “Bener juga yaa kata bang Acun, tanjakannya ga terlalu serem dan kalo siang kita bisa siul-siul lewatin tanjakan ini..” ucap Bro Trias… “iya kalo malem kita cuman punya lampu sama cahaya bulan sih bro, jadi jurang ada disebelah mana kita ga tau, itu sih yg bikin serem” timbal Bro Iwan..

Sempat berhenti sebentar di ujung tanjakan curam untuk mengambil dokumentasi, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Piabung dimana sinyal pertama yang kami dapatkan setelah keluar dari Teluk Kiluan yang benar-benar bikin semua Smartphone jadi “Bego” (ga ada sinyal sama sekali)… sampai di Piabung kami berhenti sebentar di Alfamart dan langsung menghubungi 2 anggota termuda ARC yaitu Bro Agung ARC_013 dan Bro Toge ARC_012 yang siap menjemput kami di Merak atau di Bakauheni untuk berkoordinasi (Terima kasih braders)… Lalu kami juga menghubungi Bro Titus yang setia menjemput kami kembali untuk mengantar ke Kalianda (Terima kasih banget Bro Titus sudah antar jemput Tim ARC)..

Pantai Klara Lampung Selatan

Pantai Klara Lampung Selatan

Bro Titus ternyata menunggu Kami di tepi Pantai Klara, Bro Trias yang berada di depan ga ngeh kalo Bro Titus menyapa dari tepi pantai sampai akhirnya istri Presiden ARC menepuk pundak dan mengatakan Bro Titus menunggu di Tepi Pantai.. Tanpa di komandoi Bro Titus mengejar Bro Trias dan mengajak tim untuk foto session di tepi pantai Klara yang memang jadi tempat Favorit Bikers yang Touring kesana.. Sungguh memang sangat indah bradersist… bisa diliat foto2 dibawah ini… (ingin balik lagi rasanya kesana)…

Puas menikmati pemandangan pantai Klara, kami langsung menuju tempat oleh-oleh khas Lampung yaitu Keripik Pisang aneka rasa.. Bro Titus pun mengantarkan kami menuju ke Pabriknya langsung dengan pertimbangan rasa lebih enak dan harga lebih murah pastinya.. sampai di tempat oleh-oleh, Tim langsung icip-icip semua rasa keripik pisang dan singkong serta ubi yang tersedia disana.. Wong nahan laper eehh dikasih icip-icip… yah kesempatan.. heheee… ga terasa beli-belian… sampe motor kami akhirnya dipenuhi oleh-oleh keripik tadi… Mengobati rasa lapar yang memang sudah tak tertahankan lagi, kami diarahkan bro Titus ke tengah kota Bandar Lampung disana kami mencoba Bakso & Mie Ayam Mas Yon yang menurut bro Titus menu nya sangat enak.. Benar saja.. Tim ARC sepakat bahwa menu di Mas Yon itu Enak.. Semua lahap sampai-sampai Bro Trias nambah.. heheee…

Matahari terus menyingsing dan kami pun bergegas meninggalkan warung makan Mas Yon menuju peristirahatan selanjutnya tempat Kopi Lampung di dekat Terminal Peti kemas, disitu juga Bro Titus menghubungi Kawan-kawan Bikers dari KVC (Krakatau Vixion Club Lampung Selatan) yang bermarkas di Kalianda.. Setelah berkoordinasi kami lanjut melintasi Jalur Utama Sumatra yang benar-benar harus Ekstra Hati-hati, Selain Lubang besar dimana-mana, Jalur bergelombang pun siap menantang kami ditambah lagi Truk-truk besar serta Bus-bus Malam Sumatra yang terkenal tiada ampun… Sampai di Kalianda kami di jemput oleh Kawan-kawan Bikers KVC di depan Rumah makan Siang Malam…

Basecamp KVC di Kalianda Lampung

Basecamp KVC di Kalianda Lampung

ARC Bersama kawan2 dari KVC Lampung...

ARC Bersama kawan2 dari KVC Lampung…

ARC dan KVC di Kalianda Lampung...

ARC dan KVC di Kalianda Lampung…

Sampai di Sekretariat KVC kami di Jamu Kopi Panas dan Nangka manis yang sangat nikmat… Udara malam di Kalianda saat itu Sejuk, sambil bertukar informasi serta bercerita mengenai kejadian Rusuh di Bulan Nopember 2012 yang membuat rencana awal ARC batal (Turing ke Teluk Kiluan rencana awal di bulan Nopember 2012).. Kami dibuat Bergidig mendengar cerita dari kawan2 KVC terkait cerita sesungguhnya yang terjadi… Benar-benar tragedi, serem deh bradersist… Suasana hangat sangat terasa atas sambutan hangat saudara-saudara KVC sayang harus disudahi, sebagian Tim KVC harus pamit untuk undangan pertandingan Futsal.. Sambil ngobrol dengan kawan-kawan KVC yang setia menunggu kedua Kawan ARC kami yang datang menjemput sampai ke Kalianda Bro Agung dan Bro Toge serta Sist ila.. Mantabss euy… kami pun berkoordinasi terus dengan 2 Bikers ARC termuda ini… Tak perlu lama memberikan arah jalan Bro Agung dan Bro Toge sudah sampai di markas KVC dengan selamat.. Sambil ngobrol-ngobrol datang Kawan Bikers dari CB CL menambah kehangatan malam yang mulai terasa dingin… Jam menunjukkan pukul 10.00 malam kami langsung siap-siap bergegas dan pamit untuk pulang ke Jakarta dan Bro Titus pun memutuskan menginap di markas KVC.. di kawal oleh 6 Bikers KVC dan Bro Titus kami langsung gas poll menuju pelabuhan Bakauheni…

Bro Toge ARC 012 bersama Presiden ARC Bro Iwan..

Bro Toge ARC 012 bersama Presiden ARC Bro Iwan..

Bro Toge ARC 012 dan sist iLa..

Bro Toge ARC 012 dan sist iLa..

Sist Ila... Bro Agung ARC 013.. Bro Iwan dan Bro Trias...

Sist Ila… Bro Agung ARC 013.. Bro Iwan dan Bro Trias…

Ada yang berbeda di Pelabuhan Bakauheni dengan Merak, di Bakauheni kami ditanyai nama untuk registrasi di Tiket dan tiket yang harus dibayarkan pun pas Rp 32.500 (ga ada lebihan bradersist) Mantabs.. Tim kebagian di Dek bawah bersama dengan Truk dan Bus, motor terparkir kami pun segera naik ke atas mencari tempat di ruangan ber AC… dengan membayar Rp 5.000 per orang kami bisa menikmati tempat duduk empuk, ruangan ber AC dan sebuah Tivi layar datar namun sayang Petugas kurang ramah dalam Melayani penumpang (penumpang sempat kesal karena DVD yang diputar hanya mengulang-ulang soundtrack saja, Film nya ga mulai-mulai).. tapi begitu film mulai dan kapal bergerak.. sebagian penumpang lupa dengan Film yang diputar dan memilih tidur tuk menyimpan tenaga heheeeheee…

Tim ARC bersandar di Pelabuhan Merak sekitar jam 3.00 pagi, setelah berhenti di SPBU pertama dari Pelabuhan langsung lanjutkan perjalanan pulang. Sempat dibuat bingung di jalan kota Serang, agak memutar dikit dari jalur seharusnya.. Tiba di Balaraja jam 5.30 kami berhenti lagi untuk sekedar Ngopi dan Makan Mie Instant… Kenyang terasa perut.. untuk menghindari macetnya kota tangerang karena kami harus melewati banyak Pabrik beberapa dari Tim ARC usul untuk menambah Speed… Motor di geber di kisaran 90-100 KPJ jika Jalan kosong.. sampai akhirnya terhenti oleh Lampu merah pertigaan arah Karawaci dan Pasar Baru, begitu merah berubah jadi kuning dan Hijau maksud hati ingin menggeber tunggangan tapi apalah daya Rantai Motor Bro Dede Wapres ARC putus bradersist… (padahal di teluk kiluan dah dibetulin waktu ban kempes).. Tim harus berhenti untuk mencari bengkel jam 7 pagi itu.. 2 Jam berlalu baru selesai rantai diganti.. dan Akhirnya Tim ARC tiba dirumah masing-masing dengan selamat…

Sekian cerita Tim ARC Touring ke Teluk Kiluan kali ini, Semoga bermanfaat buat kawan-kawan yang penasaran dengan keindahan Teluk Kiluan… sampai jumpa di Touring selanjutnya…

ARC on Pantai Klara Lampung Selatan

ARC on Pantai Klara Lampung Selatan

ARC Style...

ARC Style…

ARC Style....

ARC Style….

Special Thanks to:

– Tim Touring ARC:

  1. Bro iwan dan Istri (Presiden ARC)
  2. Bro Dede dan kekasihnya (Wapres ARC)
  3. Bro Trias (Menkominfo ARC)
  4. Big Bro Mike (Menhankam ARC)
  5. Bro Agung (New Member ARC)
  6. Bro Toge (New Member ARC)
  7. Sist Ila

– Bro Titus Pulsarian Bandar Lampung

– Kawan-kawan dari KVC (Krakatau Vixion Club) Lampung Selatan

– Kawan-kawan CB CL Lampung Selatan

Rincian Biaya:

– Tiket Penyeberangan dengan Kapal Fery (Realnya) Rp. 32.500/Motor (mau berapa orang juga boleh asal motornya cuma 1 heheee)

Menginap Sebathin Cottage (Pulau teluk kiluan)

  • Penginapan          Rp.  800.000
  • Pelampung   6      Rp.    60.000  (10.000/pelampung)
  • Dholpin Tour         Rp.  250.000 (1 perahu hanya untuk 2 atau 3 orang wisatawan)
  • Ikan Kerapu 4 Kg  Rp.  227.500
  • Parkir  4 Motor      Rp.     40.000 (penitipan motor)
  • Makan 1x              Rp.     90.000 (selebihnya Tim bawa bekel, belanja sendiri dan masak sendiri didapur umum)
  • Snorkling              Rp.     30.000 (3 alat tapi sayang kami tak bisa pakai maka dikenakan bea perawatan saja)
  • Beras 4 kg           Rp.     28.000
  • Total                    Rp.  1.375.000,-

– Bensin tergantung setingan masing-masing sih… kalo kata ketua yang menggunakan New Vixion 2012 dengan boncengan dan barang bawaan sih katanya cuma abis 95.000 untuk Pertamax dengan harga 10.600/Liter berarti cuma abis 8.4 Liter untuk jarak +/- 400 KM

Posted By,

ARC

4 thoughts on “ARC Goes To Teluk Kiluan Lampung Selatan (2) Tamat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s