Katakan Tidak untuk BerPonsel saat Riding atau Driving…!!!!

pameran foto di JMCS 2012, menyentil ulah pengendara yang sedang asyik berPonsel (dokpri)

Pameran foto di JMCS 2012, menyentil ulah pengendara yang sedang asyik berPonsel (dokpri)

ARC, Jakarta – Krriiinngg… Krriinggg… Suara Ponsel menandakan telpon masuk, bbm, sms dll berbunyi saat kita Riding or Driving. Apa yang harus kita Lakukan..???? Gimana Kalo Penting bahkan sangat Penting..?? Angkat Sambil Jalan or Menepi di tempat aman lalu kita angkat..??

Sebaiknya langsung Menepi dan Berhenti di tempat aman lalu angkat deh telponnya atau baca pesannya. Berponsel ria saat Riding atau Driving itu sangatlah membahayakan bradersist, Bahaya buat diri sendiri dan orang lain. Sudah banyak contoh Kecelakaan yang diakibatkan oleh aksi “Nakal” berponsel ria saat Riding or Driving.

2 Hari belakangan ini Ketua ARC bro iwan, mengalami hal yang tidak mengenakan soal pengemudi mobil dan pengendara motor yang berPonsel Ria di jalan raya. Seperti yang beliau ceritakan berikut ini:

Stop berponsel saat berkendara (suarajakarta)

Stop berponsel saat berkendara (suarajakarta)

Yang pertama di Hari Kamis, 10 Januari 2013 TKP didepan Kampus Budi Luhur Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara.

Bro ketua menceritakan, saat itu pulang sehabis antar istri tercintanya, sebelumnya Bro iwan asyik Riding barengan sama Bikers “Macan 2000” lalu tiba di depan kampus Budi Luhur Bro iwan hendak mendahului sebuah mobil Carry merah, diberinya Klakso beberapa kali namun sepertinya sang supir tak melihat dan malah hendak memepetnya ke median pembatas tengah jalan, dengan tenang rem ditarik menunggu celah agak lebar untuk menyalip tuh mobil. Begitu sampai disamping sang Supir Bro iwan menegur sang supir dengan isyarat tangan didekat spion, rupanya sang supir Kaget sangat dan tidak terima lalu berusaha mengejar Bro iwan. Bro iwan mencari lahan agak lebar lalu sengaja menunggu mobil itu sejajar dengannya.

Dengan penuh kehati-hatian dan waspada Bro Iwan terpaksa harus mendengarkan Amarah yang keluar dari sang supir namun ga jelas apa yang diomongin (maklum sengaja nunggu dia kelaurin unek2nya dulu hehehee). Setelah itu baru deh Kick Balik… “Bapak tau kenapa tangan saya kasih isyarat dekat spion ke Bapak..?? kaget kan..?? sama seperti tadi saya hampir dipepet tiba-tiba.. asyik berPonsel yaa..?? Buahaya pak.. Bahaya buat bapak dan pengendara lain..!!! Bapak tau bisa saya tuntut dan kena Undang-undang Lalu Lintas..??… mendengarkan itu sang Supir Cuma mengangguk kebingungan dan memperlambat laju kendaraannya. Percakapan berlangsung singkat kurang lebih 2 menitan lah prepet-prepet gitu kayak petasan hehee.. Bro iwan langsung meninggalkan si bapak yang Nampak kaget dan terperangah tadi.

Kejadian yang kedua, terjadi saat macet di perumahan kompleks DKI Joglo tadi pagi Jum’at 11 Januari 2013. Diantara kemacetan itu Bro iwan hendak berbelok diantara belakang dan depan mobil kecepatan Bro iwan 0 kpj namun tiba2 mobil yang depan mundur begitu saja, kebetulan pas lagi nengok ke arah supir diteriakin dan klakson (untung langsung berenti tuh mobil, kalo ga ringsek dah amit amit…) langsung disamperin ke samping Supir… “Pak sambil nelpon yaa barusan..?? hadoohh hampir aja kegencet pak… jangan sambil nelpon deh lain kali.. bahaya..!!! si Bapak gelagapan dan menjawa sekenanya “ga itu tadi sinyalnya”… hhmm sinyal apa pak..?? lain kali jangan diulangi bahaya..!! si Bapak menjawab “iya iya ma’af pak…”

berponsel saat berkendara (inilah)

Foto: Ekspresi kaget karena asyik berponsel saat berkendara (inilahcom)

Belum hilang kejadian itu dari ingatan Ketua ARC, tiba di Jl Pakubuwono terdengar bunyi… Braaakkk seperti terjadi benturan benda keras, betul saja begitu reflex berhenti dipinggir jalan (cari tempat aman dulu) tengok ke belakang ada Lady Bikers Metic yang terjungkal didepan Mobil mewah Alphard putih. Terlihat Lady Bikers itu tertindih oleh motornya. Sang Supir langsung turun dan membantu membangunkan serta menggandengnya ke pinggir jalan supaya jalan tidak macet (maklum kejadian pas jam sibuk berangkat ke kantor masyarakat banyak sekitar jam 8 Pagi lah). Namun penyebabnya bagaimana bisa terjadi Kecelakaan itu, Bro iwan tidak bisa memastikan karena tidak jelas bagaimana kejadiannya (Bro iwan berada dibelakang mobil mewah putih itu dan sedang menyebrang ke arah Hang Lekir). Bro iwan melanjutkan perjalanan karena merasa sudah cukup banyak yang membantu Lady Bikers tadi.

Kembali ke bahasan kita kali ini “Katakan Tidak untuk BerPonsel saat Riding atau Driving…!!!!”.

Dikutip dari Blogger penggiat safety riding, Presiden RSA (Road Safety Association) yang baru saja dilantik “Bro Edo Rusyanto”.

Tren pertumbuhan kasus berponsel yang memicu kecelakaan mencapai 1.200-an%. Itu untuk kasus di wilayah Polda Metro Jaya pada kurun waktu 2009-2010. Bukan mustahil angka kontribusi berponsel bakal melambung jika tidak ada langkah proaktif mengkampanyekan bahaya berponsel saat berkendara.

Tahun 2010, di Jakarta ada sekitar 8.030 kasus kecelakaan, dengan asumsi 1,67% dipicu factor berponsel, maka ada 120 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2010. (120 kasus bukan sedikit bradersis).

Padahal, UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),khususnya di pasal 106 menegaskan bahwa setiap para pengemudi harus berkonsentrasi dan dilarang melakukan aktifitas yang mengganggu konsentrasi, salah satunya berponsel sambil berkendara. Pasal tersebut memberikan sanksi denda maksimal Rp 750 ribu atau pidana penjara maksimal tiga bulan bagi siapa saja yang melanggar. (Dibaca, dicatat dan diingat nih Undang-undangnya dan yang terpenting adalah Keselamatan diri kita dan pengendara lain..!!!)

Ironisnya, penegakan hukum terkait hal itu masih terasa amat kurang. SUKJ mendesak agar penegakan hukum kian tegas dan konsisten. (Setuju mbah Edo, ane malah pernah liat pak polisi nyupir mobil sambil berponsel ria)

Menariknya, pada Senin, 6 Agustus 2012 lalu, nyaris bersamaan dengan pencanangan kampanye yang dilakukan Menkominfo, sejumlah operator langsung mengirim SMS broadcast berisi pesan keselamatan jalan. Setidaknya ada dua operator yang sudah melakukan. Indosat mengirim pesan ”Mohon jangan menggunakan perangkat telekomunikasi ketika berkendara karena resiko kecelakaan!!”

Lalu, operator Smartfren mengirim SMS, ”Pelanggan Yth, Mohon tidak menggunakan perangkat telekomunikasi saat mengemudikan kendaraan, krn dpt membahayakan diri Anda & menyebabkan kecelakaan lalu lintas.”
Begitulah semua permasalahan yang terjadi akibat “Ponsel Maut”. Jadi kita sebagai Pengguna jalan, dimulai dari diri kita sendiri Katakan Tidak Berponsel saat Berkendara…!!!!

Note: Terima Kasih untuk om bro Edo Rusyanto yang sudah membolehkan Artikel-nya Dikutip ARC… Selamat dan Semangat yaa jadi Presiden Road Safety Association (RSA)…

Pesan ARC: Jangan BerPonsel saat berkendara demi Keselamatan Diri Anda dan Orang lain..!!!

Salam Safety Ride,

Post By: iwan galuh ARC-008

One thought on “Katakan Tidak untuk BerPonsel saat Riding atau Driving…!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s