Musim Hujan Tiba, Bikers Dilarang “Nyeker”…!!!!!

Sendal Jepit bukan pilihan bagus untuk Riding (ist)

Sendal Jepit bukan pilihan bagus untuk Riding (ist)

ARC, Jakarta – Jakarta dan sekitarnya bahkan hampir seluruh Indonesia memasuki musim hujan, hampir tiap hari pasti diguyur hujan. Banyak hal-hal unik yang dilakukan Bikers saat Hujan mengguyur. ARC coba menyajikan fakta Bikers yang ditemukan saat Hujan, Cekidot…

Musim hujan sudah pasti banyak air turun dari langit (anak kecil jg tau yaa hehee), sebagai Bikers harusnya sudah bisa mengantisipasinya. Jas hujan, Pelindung sepatu, Sepatu anti air ataupun sepatu boot wajib ada di bagasi, tas atau box para Bikers.

Adapun penggunaan Jas Hujan sudah ga zaman menggunakan Jas Hujan betmen yang kleber-kleber lebar kemana-mana, Ga Safety bro n sist. Yang safety itu yang Jas Hujan atasan dan bawahan. Untuk alas kaki sebaiknya gunakan sepatu anti air atau sepatu boot, sangat tidak disarankan gunakan sandal jepit atau “nyeker”. Tapi rupanya Jas hujan betmen, sandal jepit dan nyeker masih jadi hal favorit bagi segelintir orang yang mengendarai motor.

ARC ingin berikan sedikit fakta mengenai betapa pentingnya alas kaki saat bermotor. Ketua ARC punya pengalaman pahit beberapa tahun kebelakang, beliau mengisahkan pernah Crash di tikungan S kecil di jalan H Mencong Ciledug. Saat itu Ketua ARC sedang membawa rombongan BM2C bermaksud menghadiri Anniversary salah satu Club di Kota Tangerang, baru beberapa kilometer dari Basecamp sang ketua rombongan Crash karena di tabrak oleh Bikers “Alay” dari lawan arah yang tiba-tiba keluar dari belakang angkot langsung tancap gas, kecepatan Ketua rombongan saat itu hanya 30 Kpj karena posisi lagi ngekor di belakang mobil (tikungan S tidak disarankan membalap kendaraan yang lebih besar.

Dari seberang si Alay yang baru berusia 17+ langsung menghampiri rombongan BM2C meminta pertanggung jawaban karena Bapak” yang dibonceng kakinya terluka (padahal dia yang salah, dia melewati garis tengah ga putus mas dan sist bro). Pas dilihat ternyata Kuku Jempol si Bapak yang dibonceng terlepas dari tempat, darah mengucur banyak dan atas nama “kemanusiaan” akhirnya BM2C mengalah dan mengajak si Bapak ke Klinik 24 Jam di Jl Raya Ciledug. Sedangkan ketua rombongan pulang membawa motornya yang ringsek ke bengkel depan rumahnya.

Ketua rombongan dijemput oleh anggota untuk menyusul ke Klinik dan ternyata harus di Jahit Jempol kaki si Bapak mas bro n sist. Untuk Jempol kaki itu si Bapak harus keluar uang Rp 300.000,-. Rupanya si Alay menelpon kakaknya dan ga puas hanya dibayari ongkos Klinik saja dan hendak meminta ganti rugi motor si Alay yang rusak, Tim menolak karena memang tidak ada salah dari tim (tertib dibelakang mobil dan tidak melewati garis tengah kok) dan Tim mengajak keluarga si Alay ke POLISI namun dia ciut dan minta damai. Oh iya si Bapak dan anak Alay tadi juga ga pake Helm untung kepala ga terbentur, kalo ga bisa mampus kali tuh orang.

Beda Kasus, disaat Hujan tiba kadang ARC temui ada segelintir orang yang lebih “sayang” sepatu daripada “Kaki”. Ada yang mengganti sepatu dengan “sandal jepit” bahkan nekat “nyeker”. Dari cerita Ketua ARC tadi bisa kita bandingkan harga Jahit Jempol saja sudah Rp 300.000, harga sepatu Boot aja ga sampe segitu kan Bro and Sist. Nah disini kita bisa ambil Hikmah lebih baik mencegah daripada mengobati toh. Lebih baik buat beli Sepatu Boot daripada buat Jahit Jempol akibat kecelakaan kan bro and sist..?? Sepatu rusak bisa dibeli lagi dan harga dibawah Rp 300.000 jg ada kok. Jadi sangat tidak disarankan saat Hujan tiba membuka sepatu mengganti dengan “sandal jepit apalagi Nyeker”.

Adapun masalah Jas Hujan tidak disarankan menggunakan Jas hujan yang betmen lebar itu karena bisa membahayakan si pengendara dan juga pengguna jalan lain. Loh apa resiko nya ? Resikonya terjadi ketika Ujung Jas hujan nyangkut diGear belakang dan melilit disitu si pengendara bisa tertarik bahkan terjatuh terlempar dari kendaraan yang dinaikinya. Jas Hujan lebar itu juga bisa mengganggu pengendara lain. Gunakanlah Jas Hujan yang terdiri dari atasan seperti jaket dan bawahan seperti celana panjang. Banyak kok model-model dan jenis bahan yang bagus-bagus dan harga relative terjangkaulah. Ayoo pilih yang Safety yah bro and Sist.

penutup sepatu saat hujan (ist)

penutup sepatu saat hujan (ist)

Oh iya Bagi Bikers yang ogah panas pake sepatu Boot, ada Cover Sepatu untuk sepatu tadi ada juga loh yang menjaga sepatu tetap kering dan bersih, ada juga yang menjual satu paket dengan Jas Hujan atasan bawahan tadi loh bro and sist.

Dan jika Hujan yang turun sangat Deras lebih baik Menepi di warung Kopi atau Bakso aja. Be Smart demi keselamatan diri sendiri dan juga orang lain di jalan.

Pesan ARC:

  • Lebih baik mencegah daripada mengobati
  • Jangan lepas sepatu anda saat Hujan turun, karena harga sepatu lebih murah dibanding harus berobat
  • Jika Hujan sangat deras sebaiknya Menepi saja
  • Keep Safety Ride yang bro and Sist

Salam Safety Ride,

Post By: iwan galuh ARC-008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s