Touring Perdana ARC, Guci-Tegal Jadi Tujuan (3) habis

Taman Wisata Air Panas Guci, Desa Pekandangan

ARC, Jakarta – Sudah ga sabar ingin baca catatan selanjutnya yaaahh… Mohon ma’af kawan-kawan Penulis baru sempat sekarang melanjutkan catatan Touring. Yuk Cekidot Bro and Sist.

Hari memasuki waktu Subuh, Anggotapun bergegas bangun melakukan aktifitas, mulai dari Shalat Subuh, Bikin Kopi, Nonton berita pagi. Malam itu kami semua tidur nyenyak sampai ada yang lanjut ngegas ketika tidur alias ngorok.. Siapa tuh..??? hehehee.

Parkir Motor di tata sedemikian rupa dan rante saling sambung menyambung agar Team Touring nyenyak istirahat

Begitu buka pintu, Pagi itu matahari lumayan terik namun udara lembab terasa ditambah angin pagi yang dingin wuuusshh.. Pertama yang dilihat pastinya parkiran motor bro and sist, memastikan semua aman dan baik-baik saja karena kami semua semalam pulas nyenyak diatas kasur yang empuk, ada juga sih yang ngeringkuk dibangku tapi nyenyak juga tidurnya.

Poosseee… Mandi nyook…

Tanpa mandi terlebih dahulu kami pun bergegas menuju pemandian air panas alami Guci yang terkenal itu. Pemandangan sekitar memang memanjakan mata yang seakan enggan berkedip ditemani suara kicau burung dari atas pohon dan suara sepatu kuda. Namun beberapa dari kami agak terkejut dengan pemandangan tempat mandi terutama 5 dan 13 pancuran air panas yang sempit sehingga terlihat crowded oleh padatnya pengunjung. Air terjun yang terlihat difoto indah dan tinggi tidak sesuai dengan aslinya. Namun semua tetap Enjoy menikmati kekayaan alam ciptaan Allah SWT ini, satu persatu Team Touring turun ke air terjun dan pastinya foto-foto untuk dokumentasi bro and sist.

Mantabbss….

Ketika turun ke aliran air sungai ada fenomena yang agak aneh dirasakan di kulit, air yang dingin nan jernih ternyata tercampur air panas yang keluar dari sela-sela batu ditepi sungai alhasil rasa hangat yang kami rasakan. Angin dan air sungai turun dengan deras di air terjun tersebut. Mengingat hari itu adalah hari Jum’at dan Jam di handphone menunjukkan Jam 09.30 ditambah tangki perut yang miring, Kami bergegas mencari tempe mendowan yang semenjak berangkat ke sungai sudah bikin ngiler team touring. Kami duduk dilesehan mba penjual gorengan dan lain-lain, menu yang kami pesan pasti Tempe dan Tahu Mendowan ditemani Lontong kosongan sama Sate Kelinci 1 porsi (10 tusuk). Pengalaman yang ga terlupakan memakan daging binatang yang sangat lucu ketika masih hidupnya, yang ada dibayangan itu sate adalah sate ayam, jujur ga tega kalo bayangin Kelinci hidupnya, tapi rasanya Maknyos juga ternyata. Ga tega tapi abis juga tuh sepiring rame-rame hehee.. info harga tempe dan tahu mendowan Rp 1.000/pc dan Sate Kelinci Rp 15.000/porsi (10 tusuk).

..Asyik beneeerrr,.. Hangaatt airnya bro and sist…

Selesai berendem dan Sarapan kami balik ke Basecamp alias Villa, yang muslim ganteng-ganteng pada siap2 shalat Jum’at dan yang lainnya bergegas menuju kasur lanjut tidur (enak bener bangun tidur berendem sarapan eehh tidur lagi) hehee. Selesai Jum’at ternyata Hujan turun dengan derasnya bro dan sist. Motor yang kami parkir kotor oleh debu dicuci otomatis oleh derasnya hujan yang turun bahkan motor Bro Dede Sang Wakil Ketua ARC tepat berada dibawah pancuran talang air villa sehingga bikin was-was yang punya (langsung sibuk cari penutup speedo dan kunci kontak heheehee). Sementara itu Bro Trias yang kebetulan bergelar Chef menawarkan diri untuk memasakkan Mie Instant campur telor plus cabe rawit didamping oleh Co-Chef Sang Ketua (kalo pesawat kan Co-Pilot) heheehee. Mie Instant dan Kopi habis sekejap oleh Team Touring ARC sambil menunggu hujan Big bro dan Ladies boncengers Karokean memanfaatkan fasilitas villa.

Hujan tak kunjung reda dan hari semakin mendekati sore tanda kami harus Check out pun berdering (Jam 3.00 sore) dengan mengenakan Jas hujan kami pamit ke penjaga Villa perlahan tapi pasti Goes To Ciamis. Hujan kadang deras kadang Cuma gerimis bahkan sebagian kering. Setelah Jalan terlihat kering kami pun menambah laju kecepatan sampai 70-80 Kpj, sampai di Wangon pas Adzan Maghrib kami beristirahat di Masjid tepi jalan yang kebetulan disampingnya ada Rumah Makan yang lumayan enak tempat dan makanannya. Jam 8.30 malam Selesai istirahat Shalat dan makan kami gas lagi menuju perbatasan Jabar-Jateng yang sejak berangkat jadi incaran Team ARC lakukan foto session.

Perbatasan Jateng-Jabar

Tiba diperbatasan Jabar-Jateng langsung kami naikkan Motor satu persatu dengan susah payah karena sisa hujan licin dan tidak ada jalan sebenarnya alias nerobos demi parkir foto di perbatasan. Hehee.. satu persatu memasang aksi dan tak terasa kami melewatkan pergantian malam disana. Target Mie Ayam Popo lewat sudah… Makan mulu yaa.. hehee. Puas Foto2 kami langsung ngegass poll menuju Ciamis

Perbatasan Jawa Tengah – Jawa Barat

Sampai Ciamis Jam 00.55 Pagi langsung masukan motor dan istirahat, agak kurang kami istirahat disini karena jam 7.30 pagi kami langsung berangkat lagi menuju Gunung Galunggung Tasikmalaya untuk menikmati Air Panas lagi (Touring mencari air panas ceritanya nih), terus terang di Guci air panasnya kurang berasa. Sebelum ke Gunung Galunggung Team ARC di belokkan dulu ke Jl Kalektoran untuk menikmati Sarapan Nasi T.O aliasa Tutug Oncom Menu kuliner khas Tasikmalaya. Kekhasan menu ini terletak di campuran nasi putih hangat dengan oncom yang sudah disangrai dan diberi bumbu tidak lupa ditambah kencur yang bikin aroma nafsu makan naik disertai toping tempe, bala-bala, tahu, ikan asin goreng dan telor ceplok khas T.O. Semua anggota bilang Enak. “Enak wan rasanya khas maknyos plus murmer banget wan”, ujar Trias diamini oleh semua Team Touring.

Sarapan Nasi Tutug Oncom Khas Tasikmalaya di Jl Kalektoran

Puas menikmati nasi T.O kamipun ngegas lagi menuju Gunung Galunggung. Jalan mulus kota tasik bisa kami libas dengan kecepatan 50-60 Kpj sampai di jalan baru Singaparna arah gunung galunggung relative masih bagus dan bisa memilih. Namun begitu belok kiri jalan Khas Galunggung menyambut kami kurang lebih 8-10 Km perjalanan terasa lama dan lambat karena harus berjalan di atas tanah dan kerikil dengan permukaan jalan yang tidak rata (Jelek banget akses ke tempat wisata, Moga-moga ada pihak Pemerintah yang membaca dan memperbaiki seluruh jalan akses wisata gunung galunggung) lepas 10 Km tadi memang jalan berganti dengan aspal mulus namun begitu mendekati gerbang wisata, kembali jalan rusak.

Jalan menuju gunung galunggung

Gunung Galunggung, Tasikmalaya

Berdiskusi sebentar di Parkiran Motor Pemandian air Panas Team terbagi, ada yang langsung menikmati Air Panas alami ada yang Naik menuju Kawah. Dengan menitipkan motor ke petugas parkir dan barang-barang kami titip diwarung Team menikmati pemandangan indahnya Kawah hari itu dan sebagian besar menikmati Air Panas Alami diatas yang benar-benar Hot. Melongok masuk gerbang pemandian air panas alami disungai ternyata sangat berbeda dengan 1 tahun lalu Sang Ketua kesana, sekarang sudah tertata rapih dan air sungai sudah tidak dingin tapi panas, dan kolam-2 yakuza tertata rapih. Air di Sungai aja udah panas luar biasa apalagi yang ditempat Yakuza bro n sist, dijamin kalo bawa telor mateng tuh direndem disitu.

..Pemandangan indah dari puncak Gunung Galunggung.. (sayang pegangan tangga sudah tidak terurus, banyak yang hilang, Pe eR buat yg berwenang..!!!)

Sang Ketua Bro iwan beserta istri tercinta, Bro Trias, Bro Ridwan dan Big Bro Mike langsung menceburkan diri diSungai Air Panas ini. “wuiih beda banget yah sama Guci, disini Hot banget”, Ucap bro Ridwan dilanjutkan “Ho oh beda panas banget disini”, sambar bro Trias, “ini baru berendem air panas”, kata big bro. “Tahun kemaren nih Sungai ga Panas begini sekarang panas banget”, ujar Bro iwan. Untuk penataan ditempat ini sangat cukup berbenah dan patut diajungi jempol, Rp 10.000 terbayar lunas.

..ini baru sungai air panas.. Hot bro and Sist Mantaabbss..

Sementara itu Sang Wakil Ketua ARC Bro Dede yang udah beberapa kali bolak balik Galunggung Mengantarkan dan Menemani Sang Kekasih menaiki 620 anak tangga menuju kawah. “ga cape kok kalo sering treatment” ujar Ria kekasih Sang Wakil Ketua ARC.

Pemandian Air Panas Alami Gunung Galunggung, Tasikmalaya

Puas Berendem dan Puas menikmati Pemandangan Kawah dan Keindahan alam sekitar kami berkumpul di warung dimana kami menitipkan barang. Suasana keakraban sangat terasa dan cair. Namun cuaca saat itu berubah jadi gelap dan Hujan turun. Team masih bersemangat dibawah guyuran hujan lebat, semua bergegas untuk berangkat pulang menuju Jakarta dengan target mampir di Sentra Kulit dan bermaksud mampir ke acara saudar kami BRC di Garut.

..dengan adanya terowongan, Air Kawah Gunung Galunggung nampak makin surut dari waktu ke waktu..

Tetapi rencana tinggal rencana, Hujan turun dengan begitu derasnya mulai dari memasuki jalan Singaparna Kampung Naga sehingga pandangan mata hanya berjarak 4 meteran kedepan membuat Bro Trias mundur digantikan Sang Ketua ARC, tapi sama saja ternyata memang Intensitas Hujan yang sangat Deras membuat seakan tak bisa melihat kedepan kami hanya berjalan dikisaran 40-50 Kpj (50 Kpj kalo dibelakang mobil mengikuti sinyal lampu belakang, sangat membantu). Sampai akhirnya Adzan Maghrib memanggil dan hujan semakin deras disertai gluduk dan petir yang menggelegar memaksa kami untuk berisitrahat disebuah Masjid desa yang hangat. Lebih baik terlambat daripada tidak selamat..!!! kami berganti pakaian yang memang sangat basah oleh Air hujan yang menembus Jas Hujan kami. Di Masjid itu Bro Trias mohon izin minta pulang duluan karena sudah ditunggu acara keluarga di Jakarta, tapi kami semua melarang dan menahannya karena perjalanan masih jauh dan Bro trias belum kenal kontur jalan didaerah ini, apalagi Bro Trias lupa membawa kacamata yang membuatnya terganggu jika berkendara di gelap malam.

Hujan reda kami berjalan lagi menuju Garut, kami mampir sebentar di Sentra Kulit namun sayang Jam 20.30 itu sebagian besar toko disana sudah tutup, sementara itu selesai melihat2 toko yang tersisa masih buka disana perut sudah mulai miring lagi (mungkin factor kedinginan karena pakaian kami basah semua) akhirnya pilihan dijatuhkan ke warung pecel ayam dan lele tepi jalan. Kami semua makan sambil diskusi dan memutuskan untuk segera berangkat pulang ke Jakarta tidak jadi Mampir ke acara BRC saudara kami.. (Mohon Ma’af dari ARC tidak bisa mampir ke acara BRC di gunung drajat).

Sekitar Jam 22.00 kami ngegas lagi menuju Jakarta, melewati Jalan Baru Nagrek Bro Trias, Bro iwan dan Big Bro sangat bersemangat melahap liukan dan tanjakan serta turunan Nagrek, Bro Ridwan terlihat kewalahan mulai dari Nagrek, menurut pengakuannya Ngantuk, akhirnya kamipun berhenti di SPBU Al-Ma’some untuk rehat sebentar. Rupanya ngantuk nular ke Sang Ketua dan tidur beberapa saat. Kami juga membuat Kopi di “Kantin Kejujuran”.

Menjelang tengah malam kami berangkat lagi menyusuri Jalanan Kabupaten dan Kota Bandung, mulus menyusuri Jl Soekarno Hatta yang lurus dan panjang, di Cimahi kami berhenti di sebuah Mart karena Haus dan sekalian membeli minuman penambah rasa agar membuat mata tetap melek. Memang Riding dibawah guyuran Hujan ditambah lagi sehabis Berendam di Air Panas membuat mata lumayan Kriyep-kriyep bro and sist (pengalaman kalo habis berendam air panas seharusnya istirahat dulu beberapa jam alias tidur baru riding kembali). Sampai gunung kapur kami berhenti untuk buang air kecil dan tidur sesaat, sang ketua tidur sesaat di SPBU disusul bro Ridwan dan Bro Trias. Setalah cukup kami bergegas lagi ngegass melahap Gunung Kapur Padalarang dilanjut jalan lurus dan luas Cianjur, kecepatan ditambah 80-90 Kpj hingga akhirnya kami sampai di Puncak.

Sampai SPBU mau naik Puncak, Big Bro bilang “Ketua, gw enggak tahan nih ngantuk banget, tadi kan gw suka narik tuh ke depan belakang, ke depan belakang eeh tetep ga hilang ngantuknya, kita ngopi-ngopilah diwarung di Cipanas nanti”. Akhirnya kita memutuskan mencari warung kopi di Cipanas Puncak sambil memesan kopi kami tidur sesaat. Sementara itu Bro Trias memisahkan diri dan pamit di SPBU puncak tadi, “Nah kalo disini kita semua dah bisa lepasin nt bro, dah deket dan kalo sekitar sini mah pencahayaan cukup lah”, ujar Sang Ketua. “Hati-hati yah bro, kalo ngantuk jangan dipaksa” sergah kawan-kawan yang lain. Jam menunjukkan 5.00 kami memutuskan jalan lagi setelah cukup istirahat di warung kopi tadi, dan benar saja kami semua segar bugar melahap turunan puncak dan lalui jalan parung hingga masuk Pondok Cabe dan ke rumah masing-masing.

..Inilah Bikers Team Touring Perdana ARC Goes To Guci dan Galunggung.. Angkaatt jempol, trus katakan… Kalian Luar Biasaa… Lanjoouuttt Next Touring… Noah Mode On hehee

Alhamdulillah semua tiba di Rumah masing-masing dengan selamat, walau terasa berat perjalanan pulang karena ditiban hujan yang sangat deras sepanjang jalan Galunggung-Singaparna-Garut. Hari minggu itu anggota kembali ke aktifitas masing-masing. Terima Kasih untuk semua Team Touring -> Sang Ketua ARC-008: Bro iwan bersama istri tercinta Sist Resti,.. Sang Wakil Ketua ARC-011: Bro Dede bersama sang kekasih Sist Ria,.. Bro Trias ARC-009,.. Bro Ridwan ARC-078.. dan Big Bro Mike ARC-089.. Sungguh pengalaman luar biasa bersama Team Touring ARC dan ga sabar ingin mengulang kembali secepatnya.

Terima Kasih juga atas Support dan Do’anya Kawan-kawan ARC yang tidak bisa bergabung dengan Team Touring. Terima Kasih buat Sist Anni ARC-005,.. Sist Iah ARC-020,.. Bro Pedhi ARC-046,.. Bro Fery ARC-023,.. Bro Redy ARC-010,.. Bro Roy Sinaga ARC-086,.. Bro Iman ARC-001,.. Bro Yodhi ARC-002,.. Bro Idham ARC-003..

Next Touring kita Nge-Gass bareng semua yah… Target selanjutnya Insya Allah ada Sawarna, Bromo atau Bali. Keep Safety Riding yah Kawan-kawan Bro and Sist… See You at Next Time..

(habis)

Post By: iwan galuh ARC-008

5 thoughts on “Touring Perdana ARC, Guci-Tegal Jadi Tujuan (3) habis

  1. Pingback: Touring Perdana ARC, Guci-Tegal Jadi Tujuan (3) habis | cheftrias's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s